PT Yasa Patria Perkasa merupakan perusahaan general kontraktor yang berorientasi pada pembangunan sektor swasta dan pemerintah dengan komitmen falsafah pasal pelayanan kualitas jasa dan hasil akhir yang terbaik.

Yasa Construction merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi infrastruktur, seperti pembuatan jalan, jembatan fly over, bandara, pelabuhan, gedung dan lain sebagainya. Dalam menjalankan usahanya, Yasa Construction sering melakukan kerjasama dengan perusahaan konstruksi lain, baik swasta maupun pemerintah.

Perusahaan yang sudah berdiri sejak 1981, cakupan operasinya meliputi seluruh wilayah Nusantara. Menurut Operation Director PT Yasa Patria Perkasa, Kurnia Henry Yuanto, sejak berdirinya perusahaan ini, telah ikut menyelesaikan lebih dari seratus pekerjaan berskala besar dalam berbagai proyek infrastruktur di Indonesia, bahkan beberapa sampai ke Negara lain.

"Dengan etos kerja orientasi pada proses dan hasil, inovasi untuk solusi dengan tidak takut untuk menerapkan ide-ide baru, mengedepankan kualitas, pembetukan tim yang solid melalui penciptaan dan penjagaan suasana kerja yang positif dan integritas budaya kerja dalam pengambilan keputusan yang benar," ujarnya.

Melalui proses pematangan profesional, Perusahaan berjuang keras untuk memposisikan diri dalam kompetisi jasa konstruksi dengan merintis kiprahnya sebagai pelaksana konstruksi pembangunan pembuatan jalan, jembatan, fly over, bandara, pelabuhan, gedung dan lain sebagainya.

Dengan memiliki pengalaman dan kompetensi yang terpercaya dalam bidang jasa konstruksi selama lebih dari 36 tahun secara berkesinambungan telah melahirkan konsep diferensiasi serta transformasi yang berkualitas dan menunjung inovasi sebagai landasan kerja. "Tekad kami untuk menjadi perusahaan jasa konstruksi terpercaya yang diwujudkan dengan melakukan improvement dan inovasi, baik di pusat maupun di proyek, dari segi waktu, kualitas, proses kerja, dan K3L sehingga mampu menjawab tantangan serta dinamika bisnis di masa mendatang.

Tidak mengherankan, dengan kemampuan dan didukung SDM dan peralatan yang baik, Yasa Construction juga telah mendapatkan sertifikat sistem manajemen dari lembaga sertifikasi seperti; Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 (dalam proses upgrading versi 2015), Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja PP No. 50 Tahun 2012 dan OHSAS 18001:2007 (dalam proses upgrading versi 2015)

Sebagai perusahaan kontraktor swasta nasional yang dinamis dan bisa bertahan dalam era krisis, Yasa Construction merasa terpanggil untuk berpartisipasi dalam pembangunan berbagai proyek - khususnya pembangunan infrastruktur dan sentra produktif.

Didukung iklim usaha yang memadai di masa pertumbuhan yang cukup signifikan bisnis konstruski terasa dengan banyaknya proyek-proyek yang ada di seluruh Indonesia.

Dari waktu ke waktu pembangunan fisik Indonesia terus berkembang dalam skala maupun dimensinya, dengan itu pula Yasa Construction ikut tumbuh dan berkembang yang mengantarkannya sebagai perusahaan konstruksi yang diperhitungkan dibidangnya.

"Dengan berbekal kemampuan perusahaan yang semakin ditingkatkan, kini kami siap untuk menghadapi tantangan yang lebih berat baik pada tingkat Nasional, Regional maupun Global," ujar Kurnia.

Untuk itu, tambah Kurnia, "Tiada hentinya kami meningkatkan standar kualitas serta daya saing kami dengan tujuan meraih peluang-peluang bisnis konstruksi yang menjanjikan ini.

JAMINAN KUALITAS
Yasa Construction berkomitmen secara menyeluruh dalam keunggulan teknis, kewajaran target dan tidak mengenal kompromi terhadap kualitas. Kami memahami manfaat dari efektifitas kerja yang berujung pada hasil produk dan layanan yang berkualitas, sehingga dapat memperkecil resiko biaya dan keterlambatan pengerjaan proyek.

Dengan menjaga tingkat kualitas yang maksimal terhadap penggunaan material dan komponen teknologi guna menunjang pekerjaan kami yang sesuai standar, serta menjamin faktor keselamatan kerja dan lingkungan.

"Selama lebih dari tiga dekade, Yasa Construction turut berpartisipasi yang merupakan wujud sumbangsih perusahaan dalam pembangunan nasional, khususnya di bidang infrastruktur negeri ini," kata Kurnia.

Yasa Construction telah mendapatkan reputasi melalui penyediaan solusi rekayasa, penyerahan yang tepat waktu, anggaran yang kompetitif, dan layanan pelanggan yang baik untuk mitra kami.

Selain itu, Yasa Construction juga memastikan komitmen jangka panjang, terutama dalam hal kesadaran sosial dan kepedulian terhadap lingkungan yang akan menjadikan sebagai perusahaan yang berkelanjutan di bidang konstruksi.

USAHA-USAHA YANG DILAKUKAN UNTUK MENGIKUTI PERTUMBUHAN BISNIS KONSTRUKSI
Sejak berdirinya PT. Yasa Patria Perkasa mempunyai visi dan misi untuk memuaskan pelanggan dengan sistem manejemen yang fleksibel dan teknologi yang terkini.

Didukung oleh staf-staf yang telah berpengalaman dibidang infrastruktur dan bangunan dengan penuh rasa tanggungjawab dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Seiring dengan derapnya laju pembangunan di Indonesia, Yasa Construction memantapkan diri untuk turut berpartisipasi dalam mengisi peluang bisnis konstruksi yang penuh persaingan dan tantangan.

Yasa Construction terus berbenah diri guna menjawab tantangan pasar serta persaingan yang semakin  tinggi.

Kurnia mengaku pihaknya telah melakukan antisipasi terhadap pertumbuhan maupun pecepatan pembangunan infrastrusktur itu sendiri. "Sebagai perusahaan jasa konstruksi kita sudah bersiap-siap untuk mengikuti percepatan yang dilakukan pemerintah dalam hal pembangunan infrastruktur," ungkap pria yang sudah tiga dekade mendedikasikan ilmunya di PT Yasa Patria Perkasa ini.

Kurnia menambahkan, bahwa persiapan tersebut dimulai dengan meperkuat sumber daya manusia (SDM), sumber daya alat, hingga masalah finansial.

Dalam hal perkuatan sumber daya manusia, Yasa Construction melakukan beberapa hal diantaranya: Pertama, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang sudah ada. Kedua, melakukan penambahan sumber daya manusia guna memenuhi kebutuhan pelaksanaan proyek yang sudah diproyeksikan ke depan.

Dari segi peralatan, Yasa Construction juga telah melakukan penambahan dan peremajaan unit alat yang dibutuhkan untuk pelaksanaan proyek-proyek.

Dalam hal keuangan Kurnia menjelaskan, sebagai sumber pembiayaan proyek selain berasal dari modal sendiri, juga mendapatkan sumber pembiayaan dari bank dan penerbitan MTN (medium term note).

"Semua ini kita lakukan untuk memperkuat perusahaan agar dapat bersaing dalam partisipasi percepatan pembangunan infrastruktur pemerintah," tuturnya.