Sektor konstruksi Indonesia, menjadi pilar penting sebagai salah satu penopang perekonomian Negara. Berkat percepatan rencana pembangungan infrastruktur oleh pemerintah, telah memberikan peluang menarik dengan potensi pasar yang tinggi bagi penyedia produk dan teknologi konstruksi nasional maupun internasional.

Pasar konstruksi Indonesia telah berkembang secara signifikan, didorong oleh pesatnya pertumbuhan pasar properti/real estate dalam negeri. Peningkatan investasi swasta dan belanja pemerintah. Kontribusi sektor konstruksi terhadap produk domestik bruto (PDB) tanah air telah tumbuh dari sekitar 7,07% di tahun 2009 menjadi 13% pada 2014 dan telah mendorong pertumbuhan industri bahan bangunan dan konstruksi Indonesia. Pasar konstruksi diproyeksikan tumbuh sebesar 14,26% mencapai Rp. 466 triliun pada tahun 2017 dan akan menjadi salah satu sektor yang paling menjanjikan berkat percepatan rencana pembangunan infrastruktur pemerintah.

Seiring dengan pembangunan di wilayah perkotaan, telah memunculkan persoalan tersendiri, terutama dalam masalah transportasi yang tidak henti-hentinya menjadi pusat perhatian khalayak. Permasalahan transportasi memang bukan masalah yang mudah untuk diselesaikan.

Permasalahan transportasi khususnya jenis transportasi darat yang paling utama adalah kemacetan, yang terjadi di hampir seluruh kota-kota besar di Indonesia. Inilah yang menjadi tantangan terbesar baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, dalam mengatasi kemacetan dengan terus melakukan terobosan baru.

Pemerintah Jokowi, dengan program pembangunan infrastrukturnya menjadi salah satu motor penggerak, upaya pemerintah dalam mengatasi masalah kemacetan tersebut. Pemerintah Jokowi pun bahkan meminta untuk melibatkan peranan swasta dalam pembangunan infrastruktur jalan ini.

Pembangunan simpang tak sebidang dan jalan tak sebidang sebagai salah satu usaha pemerintah untuk mengurangi permasalahan kemacetan di kota-kota besar di Indnonesia, khususnya di Jakarta. Konstruksi seperti ini dibutuhkan insinyur-insinyur sipil yang mampu membangun infrastruktur seperti membangun jalan layang dan jalan bawah tanah di perlintasan kereta api tanpa menyebabkan macet.

PT Yasa Patria Perkasa atau yang saat ini dikenal dengan Yasa Construction merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi infrasturktur dan gedung, seperti pembangunan jalan, jembatan, fly over, bandara, pelabuhan serta pembangunan apartemen, kondotel dan lain sebagainya. Dalam menjalankan usahanya, Yasa Construction sering melakukan kerjasama denngan perusahaan konstruksi lain, baik swasta maupun pemerintah.

Sebagai perusahaan kontraktor swasta nasional yang dinamis dan bisa bertahan dalam era krisis, Yasa Construction merasa terpanggil untuk berpastisipasi dalam pembangunan berbagai proyek - khususnya pembangunan infrastruktur dan sentra produktif. Apalagi di dukung iklim usaha yang memadai di masa pertumbuhan yang cukup signifikan bisnis konstruksi terasa dengan banyaknya proyek-proyek yang ada di seluruh Indonesia.

Dari waktu ke waktu pembangunan fisik Indonesia terus berkembang dalam skala maupun dimensinya. Kurnia Henry Yuanto, Operational Director PT Yasa Patria Perkasa mengatakan, "Sebagai perusahaan Jasa Konstruksi, Yasa Construction merasa ikut tumbuh dan berkembang seiring dengan pertumbuhan bisnis konstruksi nasional," ujarnya.

Dengan berbekal kemampuan yang semakin ditingkatkan, kini kamu siap untuk menghadapi tantangan yang lebih berat, baik pada tingkat Nasional, Regional maupun Global.

Untuk itu, tambah Kurnia, kami akan terus menginkatkan standar kualitas serta daya saing untuk dapat meraih peluang-peluang di bisnis konstruksi. Dengan 36 tahun berkarya di sektor infrastruktur di tanah air, tahun 2017 ini kami optimis melihat peluang bisnis yang lebih besar.

Apalagi pada saat ini pemerintah terus memfokuskan pada pembangunan infrastruktur dan telah mengumumkan berbagai paket stimulus ekonomi yang signifikan dan komprehensif yang erat kaitannya dengan sektor infrastruktur sehingga kami tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang baik ini untuk terus berpatisipasi aktif dalam pertumbuhan pembangunan infrastruktur di tanah air.